BRIN Latih Penyusunan Proposal Ilmiah ASN Badan Informasi Geospasial

Cibinong. Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) menggelar “Pelatihan Penyusunan Proposal Ilmiah Tahun 2021” bagi pegawai di lingkungan Badan Informasi Geospasial (BIG) diikuti 16 orang peserta, pada Senin (10/11).

Plt. Direktur Pengembangan Kompetensi, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Sudi Ariyanto dalam sambutannya mengharapkan peserta dapat menyusun proposal ilmiah yang efektif nantinya, bisa dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan mencari beasiswa atau mencari pendanaan dari sponsor dan juga menunjang pencapaian atau output dari unit kerja masing-masing.

 “Teman-teman jika kita melihat memang kita ingin siapapun diantara kita yang melakukan tugas penelitian atau perencanaan itu perlu memiliki kemampuan untuk bisa menyusun proposal yang baik, proposal ini yang dinilai menjadi dasar dari pihak lain untuk menyetujui usulan-usulan dari kita. Proposal merupakan seperti sebuah usulan atau permohonan supaya gagasan, ide kita dapat di terima dan dilaksanakan. Proposal sangat penting  karena orang melihat dari proposal kita, apa masalah yang akan di hadapi atau dipecahkan, bagaimana cara memecahkan masalahnya dan itu sangat bergantung kepada kemampuan kita menyusun proposal,” terang Sudi.

Sudi berharap pula dari pelatihan ini peserta sungguh-sungguh, karena nanti bisa akan mengikuti pelatihan ini dengan baik dan bisa mengerti bahwa proposal penelitian yang baik itu disusun secara sistematis, konsep ilmiah jelas terencana, menggunakan bahasa baku dan dapat menjelaskan apa yang dikerjakan, karena ini usulan mau mengerjakan apa dan bagaimana melakukannya ini yang jadi penting untuk dipahami bersama. “Teman-teman sekalian melalui pelatihan ini akan mampu untuk bisa mengerti tentang proposal, rancangan penelitian, strategi penulisan proposal, merumuskan masalah, kemudian metodelogi seperti apa, pendanaan mengelolaan, evaluasi program dan ada persentasi juga,” ucapnya.

Selanjutnya Sutrisno Heru Sukoco, Widyaiswara BRIN memaparkan, “Kompetensi pelatihan  Penyusunan Proposal Ilmiah yaitu menjelaskan konsep proposal dan rancangan penelitian dengan benar, menerapkan kriteria dan formulasi proposal dan rancangan penelitian dengan benar, menerapkan strategi dan teknik penulisan proposal dan rancangan penelitian dengan benar, menerapkan berpikir kritis dan teknik penyelesaian masalah dalam menyusun proposal dan rancangan penelitian dengan benar, merumuskan permasalahn/pertanyaan penelitian dengan benar, menerapkan elemen-elemen umum di dalam aspek penentuan objek, data, teknik, metode, dan personil penelitian secara baik dan benar.”

“Peserta nantinya mampu melakukan penelitian secara sistematis dengan menggunakan metode penelitian yang benar dan dapat menyusun naskah pelaporan hasil penelitian dan dapat menyusun proposal ilmiah dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku,” jelas Nino.

Sebagai informasi pelatihan Penyusunan Proposal Ilmiah yang diselenggarakan selama 10 hari kerja mulai tanggal 11 – 22 Oktober  2021 menggunakan metode e-learning terdiri dari pembelajaran synchronous atau tatap muka maya dan asynchronous atau self learning atau mandiri serta bimbingan diakhir sesi pelatihan peserta akan melakukan presentasi  hasil penulisan proposal nya, kemudian kualitas proposal oleh penguji . (shf ed sl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


twelve + five =