BRIN Latih Penulisan KTI dalam Jurnal Ilmiah Nasional bagi ASN BPOM RI

Cibinong. Humas BRIN Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dalam Jurnal Ilmiah Nasional yang  diikuti oleh 20 orang peserta dari ASN BPOM RI, pada Senin (15/11).

Plt. Direktur Pengembangan Kompetensi, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Sudi Ariyanto dalam sambutannya mengatakan para peserta pelatihan diarahkan paper atau draftnya masuk ke dalam jurnal nasional. “Teman-teman sekalian,  kita perlu memahami betul bahwa sebagai ilmuwan, periset bukan hanya jabatan fungsional peneliti. Periset bisa dikenal melalui karya tulis yang ada baik di jurnal-jurnal internasional dan nasional, prosiding, ataupun bahan-bahan presentasi yang disampaikan dalam pertemuan-pertemuan atau ketika mengajar. Ini merupakan sebuah keniscayaan bagi para peneliti, periset yang secara umum adalah untuk membuat karya tulis ilmiah, ” terang Sudi.

Sudi berharap pula dari pelatihan yang akan berlangsung selama 10 hari, peserta  dapat terlatih untuk menyusun KTI sesuai dengan tuntutan jurnal nasional dan terpenuhinya kompetensi untuk bisa melakukan penulisan KTI yang baik. “Melalui pelatihan ini, teman-teman bisa berkontribusi di dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi karya tulis dan juga bisa membina karir sebagai pejabat fungsional baik sebagai SDM Iptek maupun SDM Pendukung Iptek,” ucapnya.

Selanjutnya Sutrisno Heru Sukoco, Widyaiswara BRIN memaparkan tujuan pelatihan Penulisan KTI dalam Jurnal Ilmiah Nasional  yaitu  meningkatkan motivasi kepada para peneliti  di lingkungan kementerian/LPNK  untuk memublikasikan hasil penelitiannya dalam jurnal yang bermutu, mendorong jumlah KTI hasil penelitian yang terpublikasi pada jurnal ilmiah nasional bereputasi,”paparnya

“Materi pelatihan Penulisan KTI dalam Jurnal Ilmiah Nasional antara lain etika penulisan dan publikasi ilmiah, pengantar penulisan ilmiah, pemilihan topik dan perumusan judul KTI, strategi publikasi di jurnal ilmiah nasional, penulisan kalimat efektif dalam penulisan abstrak dan pembahasan KTI, tools review dalam penulisan KTI dan Manajemen referensi dengan aplikasi mengutipan standar,”ungkap Nino.

Sutrisno Heru Sukoco berharap, seluruh peserta nantinya mampu menulis naskah KTI sesuai dengan kaidah dan dapat merevisi naskahnya, sehingga layak untuk disubmit atau bahkan mungkin posisi naskah sudah in review, mungkin konsentrasi pada proses menindaklanjuti naskah hasil telaah mitra bestari maupun reviewer.  “Diharapkan peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh serta mengikuti aturan dan disiplin yang telah ditentukan,” jelasnya.

Sebagai informasi pelatihan  Pelatihan Penulisan KTI Dalam Jurnal Ilmiah Nasional  yang diselenggarakan selama 10 hari kerja, mulai tanggal 15 – 26 Nopember  2021 menggunakan  fully e-learning terdiri dari pembelajaran synchronous atau tatap muka maya dan asynchronous atau self learning atau mandiri. (shf ed sl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


two + 16 =