BRIN Gelar Pelatihan Penilaian Kondisi Padang Lamun dan Mangrove di Universitas Udayana

Cibinong. Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) menggelar kegiatan Pelatihan Penilaian Kondisi Padang Lamun dan Mangrove di Universitas Udayana, Bali, pada Senin (25/10).

Plt. Kepala Pusat Riset Oseanongrafi BRIN, Udhi Eko Hernawan, dalam sambutannya mengatakan bahwa selama ini perhatian terhadap ekosistem yang krusial Padang Lamun jauh lebih kurang atau lebih rendah dibanding mangrove dan terumbu karang. “Padahal tiga ini yaitu lamun, mangrove dan terumbu karang secara fungsi itu sama tidak ada yang spesial dibanding yang lain,” paparnya.

“Namun perhatian kita dalam hal riset, sumber daya, publikasi ilmiah itu, lamun nampaknya masih tertinggal jauh dibanding mangrove dan terumbu karang. Dampaknya pengetahuan kita terhadap ekosistem ini masih ketinggalan dibanding terumbu karang dan mangrove,” tambahnya

Udhi berharap kolaborasi tidak berhenti sampai di pelatihan atau nanti ada uji kompetensi serta di di bidang yang lain misalnya riset, pengembangan kompetensi yang lain. “Kami berpesan kepada peserta tetap semangat dan semoga tetap sukses mengikuti pelaksanaan training penilaian padang lamun dan mangrove,” tuturnya.

Sebagai informasi Pelatihan Penilaian Kondisi Padang Lamun dan Mangrove di Universitas Udayana, diselenggarakan selama 5 hari  kerja mulai tanggal 25 Oktober  – 29 Oktober 2021 dan diikuti 41 peserta dengan metode klasikal atau offline serta menggunakan fungsi e-learning management system. (shf ed sl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


16 + seventeen =