Sosialisasi Peraturan Jabatan Fungsional Peneliti di Lingkungan Balitbang Daerah

Cibinong, 24 Oktober 2018. Sebanyak 51 Badan Litbang Daerah (Balitbangda) dari Kementerian Dalam Negeri mengikuti Sosialisasi Aturan Peneliti Terbaru yakni Permenpan RB No.34 Tahun 2018 dan Perka LIPI No.14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti di Auditorium Pusat Inovasi LIPI, Kompleks Cibinong Science Center-BG, Rabu 24 Oktober 2018.

Sosialisasi yang digelar LIPI melalui Pusbindiklat Peneliti LIPI diawali dengan paparan pembuka oleh Plt. Kapusbindiklat Peneliti LIPI, Ratih Retno Wulandari, M.Si. Kapusbindiklat menyatakan bahwa tuntutan perubahan aturan terbaru peneliti tersebut adalah untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No.5 Tahun 2014 dan PP No.11 tahun 2017. “Peraturan ini mencoba menyatukan tugas peneliti sebagai bagian dari pegawai ASN pada organisasi litbang/pengkajian sekaligus memenuhi tuntutan akademis peneliti sebagai bagian dari komunitas ilmiah global,” jelasnya. “Berawal dari kondisi ini, LIPI mengubah konsep penilaian kinerja jabatan fungsional peneliti tidak hanya berdasarkan pada angka kredit, tetapi dipersyaratkan juga uji kompetensi hasil kerja minimal untuk menjaga kualitas dan profesionalisme seorang peneliti,” ujar Ratih. Selain itu Ratih juga menegaskan Jabatan Fungsional Peneliti yang terbuka untuk seluruh organisasi litbang/pengkajian di instansi pemerintah pusat/daerah, sehingga dibutuhkan keseragaman dalam memahami setiap butir kegiatan dan teknis penilaian.

Pada sesi kedua, dihadirkan dua narasumber yakni Bapak Marthin Hadi Juliansyah, M.M. (Kasubbid. Program Pusbindiklat LIPI). dan Ibu Anisah, M.Si. (Kabid. Penilaian dan Akreditasi LIPI) yang secara berturut-turut memaparkan tentang Angka Kredit dan Hasil Kerja Minimal Jabfung Peneliti dan Masa Peralihan Aturan/Penilaian Jabfung Peneliti. Sesi kedua ini diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Ibu Sri Ayuni, S.IP.,
selaku Kasubbid.Kerjasama dan Informas. Diskusi sangat dinamis karena antusiasme peserta yang mengajukan pertanyaan hingga 6 pertanyaan perorang. Ada hal yang menarik untuk Sosialisasi yang sudah dilaksankan kedua kalinya ini (Pertama, 1 Oktober 2018 di Jakarta), yakni meski acara sudah ditutup resmi oleh Panitia, namun setelah istirahat dan makan siang, ada sesi Window Shopping Sosialiasi dimana peserta disediakan tiga booth standing banner dan peserta dapat bertanya serta berdiskusi kembali dengan PIC booth terkait Permenpan No.34 Tahun 2018 dan Juknis Peneliti No.14 Tahun 2018 yang menjadi tema Sosialisasi. (SL)

Materi sosialisasi dapat diunduh pada link berikut:
Sosialisasi 24 Okt 2018 (Balitbangda) (1)
PPT Sosialisasi JF Peneliti – 24102018 MHJ
Balitbangda (2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


15 + 12 =