Profesor Riset

Gelar Profesor Riset merupakan pengakuan, kepercayaan dan penghormatan yang diberikan atas keberhasilan seorang PNS dalam mengemban tugasnya di bidang litbang yang diberikan kepada Peneliti Utama yang sudah menyampaikan orasi ilmiah dalam suatu prosesi upacara pengukuhan.

Jumlah Profesor Riset s.d. Desember 2016PersyaratanNaskah Orasi IlmiahOrasi Ilmiah
NoNAMA INSTANSIJUMLAH TOTAL PROF. RISETPROF. RISET YG AKTIFPENSIUN/WAFAT/DIBERHENTIKAN
1KEMENTERIAN PERTANIAN1255669
2LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA1155758
3BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL502426
4B P P T32257
5KEMENTERIAN KELAUTAN & PERIKANAN281810
6KEMENTERIAN ESDM22715
7KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN19910
8KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM & PERUMAHAN RAKYAT18513
9L A P A N16610
10KEMENTERIAN AGAMA1266
11KEMENTERIAN KESEHATAN1138
12KEMENTERIAN PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN633
13BIG422
14KEMENTERIAN PERHUBUNGAN202
15KEMENTERIAN KOMUNIKASI & INFORMATIKA211
16B M K G211
17SEKRETARIS JENDERAL DPR RI110
18KEMENTERIAN KEUANGAN110
19KEMENTERIAN KUKM110
20BADAN PUSAT STATISTIK110
21BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR101
22KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN101
JUMLAH470227243

Peneliti yang menduduki jabatan Peneliti Utama – IV/e dapat dikukuhkan untuk mendapatkan gelar Profesor Riset, dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Menyampaikan permohonan secara tertulis yang ditandatangani oleh Pimpinan atau Pejabat setingkat Eselon I pada Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)/Daerah kepada Kepala LIPI dengan tembusan kepada Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Peneliti (Pusbindiklat Peneliti) LIPI paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum rencana pengukuhan;
  2. Melampirkan konsep buku Naskah Orasi Ilmiah pengukuhan sesuai dengan bidang kepakaran/penelitian yang bersangkutan 5 rangkap (ukuran buku A5);
  3. Pendidikan Strata Tiga (S3) yang telah diakui berdasarkan peraturan yang berlaku;
  4. Telah memperoleh Surat Keputusan Presiden tentang pengangkatan ke dalam jabatan Peneliti Utama;
  5. Melampirkan Penetapan Angka Kredit (PAK) Jabatan Peneliti Utama IV/e yang dengan pendidikan S3 yang telah dinilai.
  6. Melampirkan PAK maintenance terakhir.

Catatan : Pangkat/golongan ruang tidak menjadi persyaratan untuk pengajuan pengukuhan Profesor Riset.

Naskah Orasi Ilmiah Profesor Riset berisi:

a. Sari pati/esensi dari seluruh karya ilmiah Kandidat Profesor Riset;

b. Perspektif perkembangan iptek masa lalu, sekarang dan yang akan datang;

c. Kontribusi individual Kandidat Profesor Riset dalam membangun dan mengembangkan iptek yang menjadi bidang kepakarannya serta menyebutkan karya ilmiahnya yang relevan;

d. Kontribusi umum bidang iptek yang menjadi bidang kepakarannya dalam menyelesaikan permasalahan aktual atau strategis dari pemerintah dan masyarakat.

Sistematika penulisan Buku Naskah Orasi Ilmiah adalah:

a. Halaman sampul;

b. Ringkasan Daftar Riwayat Hidup disertai foto Kandidat Profesor Riset berukuran 4×6 cm yang ditempel di sudut kiri atas;

c. Prakata;

d. Pendahuluan;

e. Inti Orasi Ilmiah sebagaimana diatur pada Pasal 18;

f. Kesimpulan;

g. Penutup.

h. Ucapan terima kasih;

i. Daftar pustaka (mengikuti kaidah penulisan yang baku/standar yang ditetapkan LIPI);

j. Daftar publikasi ilmiah Kandidat Profesor Riset;

k. Keikutsertaan sebagai pembicara dalam kegiatan ilmiah dan tulisan di media lain;

l. Editor majalah/prosiding;

m. Pembinaan Kader Ilmiah;

n. Aktivitas di organisasi profesi/ilmiah;

o. Daftar riwayat hidup lengkap.

Format buku Naskah Orasi Ilmiah adalah:

a.Halaman sampul berisi logo/lambang instansi Kandidat Profesor Riset dan lambang LIPI, ISBN, bidang kepakaran, judul Naskah Orasi Ilmiah, nama penulis dan instansinya serta waktu pelaksanaan;

b.Judul ditulis dengan huruf kapital tebal (bold), font Times New Roman 20;

c.Isi Naskah Orasi Ilmiah diketik dengan menggunakan:

  1. Font Times New Roman 12;
  2. Satu spasi;
  3. Ukuran kertas A5, (148 x 210 mm);
  4. Ditulis timbal balik;
  5. Batas atas dan bawah 25 mm, batas kiri dan kanan 20 mm;
  6. Nomor halaman ditulis di sudut bawah.

Orasi Ilmiah Pengukuhan Profesor Riset dilakukan 1 (satu) kali selama Peneliti menjadi PNS

  1. Penyelenggaraan Orasi Ilmiah dilangsungkan dalam suatu sidang terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset, dihadiri oleh para peneliti, ilmuwan dan undangan lainnya di tempat yang ditentukan oleh instansi Kandidat Profesor Riset atau tempat lain yang disetujui oleh Kepala LIPI.
  2. Pembacaan Naskah Orasi Ilmiah paling lama 20 (dua puluh) menit.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*



4 + = eleven