Penilaian Angka Kredit

Pusbindiklat Peneliti LIPI secara ex-officio merupakan sekretariat Tim Penilai Peneliti Pusat (TP3), yang mempunyai tugas untuk menyelenggarakan penilaian usulan angka kredit jabatan fungsional peneliti dari Kementerian/LPNK. Semua usulan kenaikan jabatan peneliti harus melalui seleksi administrasi yang dilakukan oleh Bidang Penilaian dan Akreditasi sebelum akhirnya siap dinilai. Dalam penilaian angka kredit peneliti terdapat tiga tingkatan tim penilai yaitu:

  1. Tim Penilai Unit Kerja yaitu di tingkat hirarki paling bawah di unit kerjanya masing-masing;
  2. Tim Penilai Peneliti Instansi (TP2I), yaitu Tim Penilai Instansi pada masing-masing Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian dan LPNK;
  3. Tim Penilai Peneliti Pusat (TP3), yaitu Tim Penilai Peneliti Pusat di Instansi Pembina.  Anggota TP3 terdiri dari beberapa pakar sesuai dengan kompetensinya dari Balitbang Kementerian dan LPNK.

Mekanisme pelaksanaan Penilaian Angka Kredit, dimulai dengan pengusulan angka kredit oleh peneliti kepada pimpinan instansi terbawah yang akan dinilai oleh Tim Penilai Unit Kerja. Apabila angka kredit yang dipersyaratkan terpenuhi, maka angka kredit tersebut dinilai oleh Tim Penilai Instansi. Apabila Tim Penilai suatu Instansi telah memperoleh Akreditasi atau kewenangan untuk menilai dan menetapkan sendiri usulan penilaian untuk jabatan Peneliti Pertama dan Peneliti Muda, maka hasil penilaian dapat langsung ditetapkan oleh instansi tersebut. Namun, apabila Tim Penilai suatu instansi belum memperoleh akreditasi, maka usulan penilaian diteruskan ke LIPI untuk dinilai dan kemudian hasilnya ditetapkan oleh Kepala LIPI selaku Kepala Instansi Pembina Jabatan Fungsional Peneliti.

Jabatan Fungsional Peneliti merupakan jabatan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memungkinkan untuk mencapai jenjang pangkat/golongan sampai dengan Pembina Utama – IV/e sesuai dengan jabatan yang diduduki berdasarkan Angka Kredit yang dimiliki. Dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/128/M.PAN/9/2004, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami secara mendalam oleh semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan dan pengelolaan jabatan fungsional peneliti.

  • Pertama, jenjang jabatan terdiri atas 4 (empat) jenjang.

Peneliti Pertama

JENJANG JABATAN
PANGKAT
GOLONGAN RUANG
ANGKA KREDIT
Penata Muda

Penata Muda Tk. I

III/a III/b
100 150
Peneliti Muda Penata

Penata Tk. I

III/c III/d
200 300
Peneliti Madya Pembina

Pembina Tk. I

Pembina Utama Muda

IV/a IV/b IV/c
400 550 700
Peneliti Utama Pembina Utama Madya

Pembina Utama

IV/d IV/e
850 1050
  • Kedua, persentase angka kredit adalah paling sedikit 80% unsur utama dan paling banyak 20% unsur penunjang.
  • Ketiga, angka kredit yang dapat dinilai dari unsur utama terdiri atas 6 (enam) unsur, yaitu: Pendidikan; Penelitian;
  • Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek); Diseminasi Pemanfaatan Iptek; Pembinaan Kader Peneliti serta Penghargaan Ilmiah dan Mendapat Penugasan untuk Memimpin Unit Kerja Litbang.
  • Keempat, angka kredit yang dapat dinilai dari unsur penunjang paling banyak 20%.
  • Kelima, masa pemberhentian sebagai Peneliti hanya 1 (satu) tahun setelah pembebasan sementara karena tidak memenuhi angka kredit.
  • Keenam, masa berlaku setiap jenjang Jabatan Peneliti Pertama – III/a sampai dengan Peneliti Utama – IV/d adalah 5 (lima) tahun, sedangkan untuk Peneliti Utama – IV/e adalah 2 (dua) tahun.
  • Ketujuh, pembebasan sementara dari jabatan fungsional peneliti dapat dihitung dari jenjang jabatan/pangkat.

KANDIDAT PENELITI

DARI JABATAN LAIN

DARI JABATAN YANG SERUMPUN

Berpendidikan S1, pangkat min.III/a Berpendidikan S2,/S3 pangkat min. III/a Berpendidikan S2,/S3 pangkat min.III/a
Bekerja di unit Litbang Bekerja di unit Litbang Bekerja di unit Litbang
Mengikuti dan lulus diklat jabatan peneliti Mengikuti dan lulus diklat jabatan peneliti
Usia Maks. 45 tahun Usia Maks. 45 tahun Usia   sebelum BUP
Memiliki AK Unsur Utama 80% dan Unsur Penunjang 20% Memiliki AK Unsur Utama 80% dan Unsur Penunjang 20% Memiliki AK Unsur Utama 80% dan Unsur Penunjang 20%

Tingkat jabatan yang diperoleh sesuai dengan AK yang dicapai

Tingkat jabatan yang diperoleh sesuai dengan AK yang dicapai Tingkat jabatan yang diperoleh sesuai dengan AK yang dicapai
Memenuhi persyaratan administrasi Memenuhi persyaratan administrasi Memenuhi persyaratan administrasi
Diputuskan dalam sidang Tim Peneliti Diputuskan dalam sidang Tim Peneliti Diputuskan dalam sidang Tim Peneliti
      Pengangkatan untuk pertama kali dalam jabatan fungsional peneliti bagi yang berpendidikan S3 dapat /tidak mengikuti diklat fungsional tingkat pertama dengan Kualifikasi: (Juknis 5.1.1.6)

        a. Telah memperoleh penghargaan ilmiah nasional/internasional (sertifikat/piagam)
        b. Lulus uji kompetensi oleh Pusbindiklat peneliti LIPI

Pengangkatan menjadi Peneliti Madya/Utama wajib mengikuti diklat fungsional peneliti tingkat lanjutan TMT 1-01-2012 ( sebelum diberlakukan maka penggantinya adalah Surat Keterangan telah melakukan presentasi (Juknis 5.1.5 dan 5.1.6)

Persyaratan Administrasi Pengangkatan Pertama Kali dalam Jabatan Fungsional Peneliti

  • Karpeg
  • SK Calon PNS / PNS
  • SK Pangkat Terakhir
  • DP3 (Nilai Baik)
  • Surat Keterangan Tugas bekerja di litbang (dg mencantumkan bidang Kepakaran & Kodenya)
  • DRH (untuk Jabatan Pendya IV/c s/d Penma IV/e)

Persyaratan Administrasi Kenaikan Jabatan dan Pangkat

  • Satu tahun dalam jabatan
  • SK Jabatan Peneliti terakhir
  • Memenuhi angka kredit yang ditentukan
  • AK yang diusulkan 2 (dua) tahun sebelum TMT PAK terakhir
    Memenuhi persyaratan adminstrasi :

    • Nota PAK/Impassing/AK terakhir
    • Pangkat Terakhir
    • DP3 (Nilai Baik)
    • Bebas Sementara (Melampaui Masa Jabatan)

Persyaratan Kenaikan Pangkat

Kenaikan pangkat Peneliti dilakukan :

  • Sekurang-kurangnya telah 2 tahun dalam pangkat terakhir
  • Memenuhi AK yang ditentukan
  • Kelebihan angka kredit dapat diperhitungkan untuk kenaikan jabatan/pangkat
  • Kelebihan AK untuk kenaikan 2 tingkat atau lebih dari jabatan terakhir dapat diangkat dalam jabatan sesuai dengan jumlah AK
  • Setiap kali kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi apabila telah mencapai/kelebihan AK yang disyaratkan hanya menambah 20% AK dari Unsur Utama Penelitian dan atau Pengembangan Iptek
 

No Comments

Leave A Reply






+ 1 = six