Jelang Ulang Tahunnya yang ke-54, Dua Profesor Roket LAPAN dikukuhkan LIPI

Jakarta, Kamis 23 November 2017, Jelang peringatan ulang tahunnya yang ke-54 pada tanggal 27 November 2017, dua Profesor Riset Roket dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dikukuhkan LIPI, yakni Prof. Dr. Wahyu Widada bidang kepakaran Sistem Elektrik Ruang Angkasa dan Prof. Dr. Ir. Heri Budi Wibowo, M.T. bidang kepakaran Propelan, Piroteknik, dan Material Penahan Panas, bertempat di Pusat Teknologi Roket, Jl. Raya Lapan No. 2 Mekarsari, Rumpin, Bogor.

Pada Orasinya, Prof. Dr. Wahyu Widada, menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Pengembangan Teknologi Pelacak Roket Berbasis Radar. “Teknologi roket sangat diperlukan untuk tujuan eksplorasi sains antariksa,” tuturnya. Prof. Wahyu menambahkan bahwa untuk mendukung pengembangan teknologi tersebut diperlukan dukungan teknologi komunikasi dan teknologi radar. “Parameter informasi yang diperoleh dari radar tersebut digunakan untuk membuat rencana pengembangan berbagai bidang roket dan teknologi pendukungnya agar arah dan pembangunan teknologinya lebih baik,” urainya.

Sementara Profesor Heri Budi memaparkan orasi berjudul “Sistem Formulasi Propelan Terpadu Untuk Mendukung Pengembangan Roket. Menurutnya sistem formulasi propelan terpadu dibangun dan diterapkan secara berkelanjutan untuk membangun landasan yang kuat dalam menguasai teknologi roket. “Tantangan yang dihadapi oleh peneliti sistem formulasi propelan semakin besar dengan permintaan jumlah dan jenis prototip roket yang semakin banyak sehingga membutuhkan sistem formulasi yang cepat tanggap,” ungkapnya.

Pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, Pelaksana Tugas Kepala LIPI, Prof. Dr. Ir. Bambang Subiyanto, M.Agr. selaku Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset, Kapusbindiklat Peneliti LIPI, Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setyono, M.Sc., selaku Sekretaris Majelis Pengukuhan Profesor Riset, para Profesor Riset Penilai Naskah Orasi yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Eddy Hermawan, M.Sc. dari LAPAN, Prof. Dr. Estiko Rijanto dan Prof. Dr. Ir. Subyakto M.Sc. dari LIPI, Prof. Dr. Ir. Hamzah Hilal, M.Sc. dan Prof. Dr. Ratno Nuryadi, M.Eng. dari BPPT, dan 3 Profesor Pendamping dari LAPAN terdiri dari Prof. Drs. Igif Gimin Prihanto, M.Si., Prof. Dr. Muchlisin Arief, dan Prof. Dr. Ir. Rr. Erna Sri Adiningsih, M.Si. serta para pejabat struktural di lingkungan LAPAN serta Undangan yang berasal dari berbagai Kalangan dan Profesi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menyatakan, “Pengembangan roket sistem kendali dan telemetri menjadi bagian yang penting dalam upaya mewujudkan misi LAPAN,”. Lebih jauh, Prof. Thomas menambahkan bahwa satelit sudah dibangun, tinggal membuat roket peluncur dan bandar antariksa. “Untuk mencapainya, minimal peluncuran roket untuk membawa misi satelit menempuh jarak 300-400 kilometer dari bumi, “ imbuhnya. “Jika Jepang saja dengan roket kecil bisa meluncurkan sampai sejauh 400 kilometer, maka artinya Indonesia harus bisa!,” tegasnya dengan penuh antusias.

Pengukuhan ditutup oleh Plt. Kepala LIPI sekaligus menginformasikan bahwa kedua Profesor Riset LAPAN yang baru dikukuhkan tersebut adalah Profesor Riset yang ke-17 dan ke-18 dari LAPAN dan Profesor Riset yang ke-481 dan ke-482 dari 9.642 peneliti secara Nasional (SL).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


two × 5 =