Profesor Riset Bidang Teknik Reservoir dan Perminyakan ESDM dikukuhkan LIPI

DSC_0203Jakarta, Rabu (26/07), Pada tahun 2017 ini, LIPI telah mengukuhkan Profesor Riset untuk kedua kalinya. Pengukuhan Profesor Riset kali ini berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dr. Ir. Bambang Widarsono, M.Sc. Pengukuhan yang juga dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.B.A. tersebut diselenggarkan pada Rabu, 26 Juli 2017, di Gedung Forum Teknologi, Perkantoran PPPTMGB “LEMIGAS” Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jl. Cileduk Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pada Orasinya, Bambang Widarsono menyampaikan orasi ilmiah bidang Teknik Reservoir dan Perminyakan berjudul “Pengembangan Teknologi Karakterisasi Reservoir Untuk Peningkatan Akurasi Estimasi cadangan Migas”, Bambang memaparkan bahwa dalam  teknik  reservoir  perhitungan  kandungan  awal gas di tempat (initial gas in place, IGIP) dan cadangan gas dapat diperoleh dengan menggunakan metode kesetimbangan material (material balance) yang hasilnya kemudian dipakai sebagi pembanding terhadap hasil pemodelan reservoir.  Dalam sebuah studi kajian cadangan yang dilakukan LEMIGAS untuk sebuah lapangan gas di Sumatera Utara/Aceh kesulitan ditemui dalam penyelarasan sejarah tekanan (P/z) terhadap produksi  kumulatif.  Semula  tidak  diketahui  penyebabnya karena beberapa potensi penyebab dapat bertindak sebagai penyebabnya. Sebuah studi terpisah kemudian dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa penyebab kesulitan tersebut adalah hadirnya rekahan-rekahan alami pada kedalaman- kedalaman tertentu. Setelah digunakan model kesetimbangan material yang khusus diperuntukkan bagi reservoir dengan rekahan alami maka penyelarasan sejarah dapat dilakukan dengan baik dengan hasil cadangan gas dan Initial Gas In Place (IGIP) yang selaras dengan hasil pemodelan statik/ volumetric 85, 86.  Hasil penyelerasian produksi dan ekstrapolasi yang lebih akurat dapat dicapai dengan menggunakan model yang lebih tepat tersebut,”jelasnya.  .

Lebih lanjut Bambang menambahkan,” faktor lain yang penting dalam karakterisasi reservoir adalah mengidentifikasi lokasi kedalaman kontak antar fluida. Data ini sangat diperlukan dalam pemodelan reservoir karena data ini menjadi pembatas bawah suatu fasa hidrokarbon tertentu yang konsekuensinya adalah pada besaran jumlah akumulasi hidrokarbon tersebut di dalam reservoir. Untuk sebuah reservoir yang besar, kesalahan dalam menentukan kedalaman kontak fluida sebesar satu atau dua meter saja berdampak pada kesalahan perhitungan volume hidrokarbon yang sangat besar. Penentuan kedalaman kontak fluida ini tidak selalu dapat dengan mudah dilakukan terutama oleh beberapa sebab, antara lain adalah tidak jelasnya indikasi pembacaan hasil interpretasi log dan terjadinya bias-bias pada pembacaan hasil survei gradient tekanan sumur yang umumnya disebabkan oleh permasalahan mekanis pengukuran. Permasalahan yang sering ditemukan dalam pemodelan reservoir ini kemudian dicoba diatasi dengan suatu penelitian tersendiri.  Dengan memakai transformasi Hough yang biasanya dipakai untuk membedakan suatu pola gambar tertentu dari latar belakang gambarnya, pendeteksian kedalaman secara tepat dapat dilakukan dan titik kedalaman yang ditandai dengan kapasitas tinggi lebih mudah untuk ditentukan. Validasi yang dilakukan dengan menggunakan data sumur lain pada lapangan yang sama tetapi berkualitas baik menunjukkan bahwa metode ini juga terbukti berguna bagi kasus-kasus dimana data survei tekanan di lokasi kedalaman kontak fluida tidak tersedia atau hilang,” pungkasnya.

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala LIPI, Prof. Dr. Ir. Bambang Subiyanto, M.Agr. selaku Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset, Kapusbindiklat Peneliti LIPI, Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setyono, M.Sc., selaku Sekretaris Majelis Pengukuhan Profesor Riset, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Prof. Dr. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmaja, M.Sc. mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, para Profesor Riset Penilai Naskah Orasi yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Rachmat Heryanto Sutjipto, M.Sc. dari Kementerian ESDM, dan Prof. Dr. Ir. Husein Avicenna Akil, M.Sc. dari LIPI, dan 8 Profesor Pendamping dari Kementerian ESDM, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.B.A. yang merupakan kolega Bambang sejak SMA, para pejabat struktural di lingkungan Kementerian ESDM serta Undangan yang berasal dari berbagai Kalangan dan Profesi.

(SL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


7 + 19 =