LIPI Bentuk PNS Profesional melalui Latsar

Humas LIPI, Cibinong. Pelatihan Dasar (Latsar ) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gelombang II tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, pada Senin (29/7) di Kampus Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) LIPI, Cibinong.

Dihadapan peserta Latsar, Handoko menyatakan bahwa CPNS  yang diterima tahun ini tidak hanya peneliti, tetapi juga  Sumber Daya Manusia (SDM) pendukung penelitian. “Baik  Peneliti dan SDM pendukung mempunyai hak dan tanggung jawab  yang sama disemua kesempatan”, ucap Handoko.

Dirinya menyampaikan saat ini Dewan Perwakilam Rakyat (DPR) RI telah mengesahkan Undang-Undang Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UU Sisnas Iptek). Konsekuensinya akan terjadi perubahan di internal LIPI, baik yang sedang maupun telah dilakukan. “Kondisi ini menuntut LIPI untuk menciptakan SDM yang unggul, untuk membawa dunia riset dan iptek ke arah yang lebih baik”, imbuhnya.

Handoko  berharap agar CPNS sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga riset nasional tertua ini  tidak cukup hanya menjadi ASN biasa. “Kalian harus mampu menjadi ASN yang profesional,” tegasnya. Konteks profesional yang dimaksud adalah menjadi SDM yang paham, mengetahui secara detail dan mendalam, meskipun spektrumnya sempit, karena itulah ciri-ciri ASN di lembaga riset.

Latsar merupakan masa percobaan yang harus dilalui oleh para CPNS. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan memberikan orietansi nilai-nilai dasar dan tanggung jawab PNS agar dapat diterapkan dalam tugas.  Melalui latsar dapat dibentuk SDM yang berintegritas dan berkualitas. Berkontribusi dalam membangun dan memajukan institusi. “Seraplah ilmu dan pengetahuan yang diberikan dalam pelatihan ini. Buktikan bahwa kami tidak salah memilih 195 orang untuk membawa LIPI menjadi lembaga riset berkelas dunia”, pesan Handoko.

Sebagai informasi pada Latsar CPNS  LIPI, diselenggarakan 28 Juli hingga 15 Agustus 2019, ini merupakan latsar gelombang II yang berasal dari 27 satuan kerja di lingkungan LIPI. Gelombang I diikuti sebanyak 80 orang dan telah selesai  pada 12 April 2019 yang lalu. Sistem pembelajaran dilakukan secara on-off campus dengan  metode klasikal dan non klasikal. Metode baru juga diimplementasikan dengan menggunakan pembelajaran elektronik di beberapa mata pelajaran tertentu. Pada kondisi off campus, peserta akan menjalani masa habituasi. Proses ini tidak berlangsung selama peserta masih berstatus CPNS, melainkan proses yang berkesinambungan selama para peserta menjadi PNS (SA/ed. KS).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


twenty − 5 =